KESELAMATAN PENUMPANG
Oleh: Ruslan Husen
“Duduk Bu, mohon segera duduk Bu. Duuuduuuk Ibuuuuu !” seru dan teriak Pramugari dari belakang badan pesawat.
Kejadian mengejutkan itu terjadi, ketika salah satu penerbangan rute Palu-Jakarta mengalami turbulensi. Pesawat terasa oleng dan terhentak kencang, hingga badan pesawat terasa turun ke bumi beberapa detik lamanya.
Semua penumpang panik, tangisan dan teriakan takbir sentak terdengar gemuruh di ruang kabin pesawat. Sesaat kejadian itu.
Sebelum itu, sebut saja namanya Dian. Ia duduk bersebelahan dengan tempat duduk saya, kursi nomor 25 A, dekat jendela.
Dian berbisik pada rekannya yang duduk bersebelahan dengannya, “pingin pipis, sudah tak tahan, ke toilet dulu.” Sambil membuka sabuk pengaman dan beranjak ke toilet kelas ekonomi yang terletak di belakang badan pesawat.
Berselang beberapa menit kemudian, Pramugari mengumumkan melalui pengeras suara, untuk semua penumpang kembali duduk dan menggunakan sabuk pengaman demi keselamatan penerbangan, karena alasan cuaca.
Pesawat melesat menerobos awan putih, nampak pandangan keluar kiri-kanan pesawat warna putih, hingga pesawat mengalami turbulensi. Hentakan, guncangan dan badan pesawat turun beberapa detik membuat kepanikan melanda seluruh penumpang.
Beberapa saat sebelum turbulensi itulah, Dian keluar dari toilet dan mendengar seruan dan teriakan Pramugari. Ia terjatuh, berusaha bangkit tapi terjatuh lagi. Dengan merangkak di lorong, Ia berusaha menggapai tempat duduknya.
Dengan muka pucat disertai detak jantung yang sangat kencang. Saya berucap “Alhamdulillah,” leganya. Kami selamat.
“Semoga dalam perjalanan berikutnya, kita semua senantiasa dianugerahi keselamatan, dan dijauhkan dari segala musibah dan marabahaya, Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamin.” Doaku.
Profesionalitas Pilot dan pelayanan maksimal Pramugari demi keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah nyata. Sebagai bukti semua penumpang Batik Air ID 6561 Palu-Jakarta (23/1/2018) yang mengalami peristiwa dramatis itu, selamat tak kurang suatu apapun.
+ + +
Pramugari, dengan sosok elok yang selalu tampil menawan dan rapi. Ternyata di balik sosok itu, tersimpan pengorbanan dan tanggung jawab atas keselamatan dan kenyamanan penumpang di penerbangan. Bahkan keselamatan penumpang menjadi prioritas paling utama dibandingkan keselamatan yang lain, termasuk keselamatan diri sendiri.
Dalam tugasnya, prosedur penyelamatan dilakukan oleh Pramugari saat Pilot menginformasikan keadaan darurat. Pramugari akan memberikan instruksi penyelamatan kepada penumpang.
Selain prioritas keselamatan penumpang, Pramugari juga bertanggung jawab memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang, guna memberi kesan perjalanan menyenangkan. Padahal, berbagai kemungkinan buruk terkait keselamatan penerbangan bisa saja terjadi. Namun, Pramugari harus mampu menenangkan penumpang dan membantu mereka untuk selamat. Meski dirinya sendiri juga sama-sama berada dalam bahaya.
Pekerjaan yang selama ini banyak dipandang menyenangkan, dengan paras yang elok, rapi, cantik-rupawan, ternyata menyimpan tanggung jawab yang tinggi, hingga bertaruh nyawa.
Seorang Pramugari Batik Air, Heksa Putrie pernah menuliskan di akun Instagram pribadinya @heksaputrie14 “Saat kami menjalankan tugas di langit. Saat kehidupan berdampingan dengan kematian. Apapun dan siapapun yang kami cintai, telah kami tinggalkan di ujung landasan. Kami selalu berharap, setelah lepas landas, kami dapat kembali pulang dengan sehat dan selamat.”
Terima kasih Pilot, Pramugari beserta tim penerbangan yang selalu bertanggungjawab dan berkorban demi kenyamanan dan keselamatan penumpang.
