KKN 114 FEB 1 Gelar Edukasi Anti-Bullying di SDN Vatutela Dorong Pencegahan Kekerasan Sejak Dini
JATI CENTRE – Mahasiswa KKN 114 FEB 1 melaksanakan program Edukasi Anti-Bullying di SDN Vatutela beberapa waktu yang lalu, sebagai upaya memperkuat kesadaran siswa dan guru mengenai pentingnya mencegah tindakan kekerasan sejak dini.
Program ini menjadi bagian dari pengabdian yang berfokus pada terciptanya lingkungan sekolah yang aman, ramah, serta bebas dari berbagai bentuk perundungan.
Kegiatan edukasi ini diikuti oleh tiga kelas yang didampingi oleh guru-guru sekolah. Melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif, para siswa diajak mengenali berbagai bentuk bullying—baik verbal, fisik, sosial, maupun digital.
Mahasiswa KKN juga memberikan penjelasan mengenai dampak emosional dan sosial dari perilaku perundungan serta langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi diri sendiri maupun teman.
Agar pemahaman lebih mudah diterapkan, mahasiswa KKN 114 FEB 1 memberikan ruang bagi anak-anak untuk bercerita tentang pengalaman mereka dibully, sehingga mereka merasa didengarkan, dihargai, dan memiliki keberanian untuk mengungkapkan apa yang pernah mereka alami.
Pendekatan ini terbukti efektif dalam membuka ruang aman bagi siswa untuk menyampaikan keresahan sekaligus meningkatkan kemampuan mereka mengenali tanda-tanda kekerasan.
Rahmat Hidayatullah, selaku guru di SDN Vatutela, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini.
Ia menegaskan bahwa edukasi anti-kekerasan sangat penting diberikan sejak dini untuk membentuk karakter anak yang lebih peduli, berani, dan saling menghargai.
“Edukasi sejak dini sangat penting untuk mencegah kekerasan. Dengan pemahaman yang benar, anak-anak dapat belajar menghargai satu sama lain, mampu mengenali tindakan kekerasan, serta tahu bagaimana melindungi diri dan orang lain,” ujarnya di Palu pada Rabu (26/11/2025).
Pihak sekolah menyambut baik program yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN 114 FEB 1 ini, karena dinilai membantu guru dan siswa dalam mencegah serta menangani gejala awal perundungan di sekolah.
Antusiasme siswa juga terlihat tinggi, terutama ketika mereka diberi kesempatan menyampaikan pengalaman pribadi dan pandangan mereka tentang bullying.
Dengan terlaksananya program ini, KKN 114 FEB 1 berharap SDN Vatutela dapat semakin memperkuat budaya sekolah yang aman, penuh empati, dan bebas dari kekerasan, sehingga mampu melahirkan generasi yang lebih peduli, berani, dan bertanggung jawab.***
